Lembaga Pers Mahasiswa STITAL (Mental) mengadakan Diklat LPM Mental yang ke-VIII pada Rabu, (30/01/24) di Aula gedung timur. Pelatihan tahunan ini merupakan tahap pertama para calon penulis-penulis STITAL dilahirkan.

Acara pelatihan ini dimulai dengan sambutan dari ketua pelaksana Nurul Hidayah yang banyak berterima kasih atas kehadiran para tamu undangan Civitas, BEM, DPM, UKM, HMP dan seluruh undangangan serta kepada seluruh panitia yang telah mensukseskan acara ini, mahasiswa semester III ini juga “Memohon maaf terkait tempat maupun hidangan yang kurang layak sebagaimana mestinya.”

Dilanjut dengan sambutan pimpinan umum LPM Mental Maisaroh menyampaikan kami mengangkat tema “Terwujudnya Kesalahan Literasi dalam Pers Mahasiswa STIT Al-Ibrohimy”.

Ketua Umum LPM ini mengungkapkan bahwa grand desain Kesalehan Literasi maksudnya adalah seorang pers mahasiswa harus punya landasan spritual yg kokoh.

Beliau mengharap “Diharapkan nantinya akan melahirkan tulisan-tulisan yang mengandung nilai-nilai ketuhanan atau nilai-nilai kebaikan sehingga dalam berliterasi ini kita jadikan dakwah dalam mensiarkan kebaikan dan mencegah kemungkaran terutama isu-isu dalam kampus dan juga isu-isu kita sebagai warga negara,” Setelah itu, sambutan – sambutan dari BEM, dan Civitas lalu ditutup dengan doa.

Pasca acara ceremonial, lalu acara dilanjutkan dengan kegiatan utama kepelatihan. Materi-materi dasar disampaikan oleh para pengisi materi yang handal di bidangnya.

Materi yang pertama disampaikan oleh Abdullah Sahuri, penulis sekaligus alumni STITAL yang menyampaikan materi tentang kepenulisan Opini.

Lalu kepenulisan berita sebagai materi kedua, disampaikan oleh Ma’ruf, S. Pd., M.H. Seorang wartawan dan Pimred Radarbangsa.id, lalu materi terakhir oleh Abu Aman, seorang mahasiswa Strata 2 di UINSA.
Semua peserta terlihat semangat dalam letihnya.

Pelatihan Diklat Jurnalistik Tingkat Dasar ke-VIII ini sudah usai. Nantinya, para peserta akan menjalagi kegiatan Tindak Lanjut untuk menuntaskan dan mengimplementasikan ilmu yang telah mereka dapatkan.

Penulis : Hasbulloh
Editor : Hadiri Husni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *