Demi meningkatkan kualitas kampus, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Ibrohimy (STITAL) Bangkalan menambah Program Pendidikan (Prodi) baru yaitu Hukum Tata Negara atau HTN.
Sebelumnya, STITAL hanya memiliki tiga prodi yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Namun di tahun ajaran baru 2023, dipastikan menambah prodi baru Hukum Tata Negara.
Dijelaskan oleh ketua STITAL, bapak Muksin S. Sos. I, M. Pd. I bahwa “Asal mula niatan menambah prodi ini adalah untuk meningkatkan status kampus dari Sekolah Tinggi menjadi Institusi, dimana harus memiliki lima prodi.” Prodi HTN ini menjadi langkah pertama menuju institusi.
Prodi baru ini sudah melewati berbagai tahap. Ada enam tahap yang sudah dilalui oleh pihak kampus dalam mewujudkan prodi baru ini, dari pembuatan akun, pengajuan Borang, pemilihan penugasan assesmen, penilaian borang oleh assesmen, jadi, tinggal menunggu SK(Surat Keputusan) keluar dan terakhir, penyerahan SK.
Ketika tulisan ini dimuat (11/06), STITAL hanya tinggal menunggu SK yang diperkirakan keluar pada bulan Juli depan. Akan tetapi, calon mahasiswa baru sudah bisa mendaftarkan diri di prodi ini.
“Proses revisi, verifikasi, evaluasi, dan penilaian kelayakan oleh BAN PT (dalam mengajukan Prodi baru) sudah dilaksanakan pada tahap kedua, jadi, STIT Al-Ibrohimy Bangkalan dianggap layak untuk mengadakan prodi baru HTN”.
Awalnya, ada beberapa pilihan prodi yang akan diusung seperti Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Tadris Ilmu Pendidikan sosial (IPS), dan HTN. Yang pada akhirnya, prodi terakhir yang terpilih.
Alasan civitas kampus memilih prodi HTN, sebagaimana dijelaskan oleh beliau yaitu berdasarkan analisa-analisa geografis, kebutuhan lapangan, dan sudah diteliti oleh bagian B4, yang dipimpin oleh Bapak Samsul Arifin, termasuk proposal penelitian awalnya. Jadi tidak asal milih.
Mahasiswa STITAL harus bangga terhadap adanya prodi baru ini. Kenapa? Ketua yang mulai menjabat semenjak 2022 ini menegaskan “STIT Al-Ibrohimy menjadi kampus swasta pertama se-Madura yang memiliki prodi ini.”
Keunggulan dari prodi baru ini sebagaimana mengacu profil HTN, diharapkan profil lulusannya akan menjadi seorang ahli hukum tata negara, analisis hukum, menjadi konsultan hukum, advokat hukum, pengacara, hakim dan pembantu hukum lainnya.
Selain itu, beliau menilai profil lulusan prodi HTN ini memiliki prospek bagus khususnya di Bangkalan, bahkan di Madura tersendiri. Baik di desa, lembaga ataupun perusahaan. Beliau berharap semoga adanya prodi ini bisa menjawab kebutuhan-kebutuhan itu. (Mhh)

Narasumber : Bpk. Muksin, S. Sos. I, M. Pd. I
Pewawancara : Nurul Laily, Amani, Azizah
Editor : M. Hadiri
Dokumentasi : Lina Lestari P.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *