Yus Cafe Banyubunih

Kafe merupakan kedai kopi, walaupun akhir-akhir ini lebih berarti sebagai tempat bersantai yang menyediakan minuman dan makanan ringan lainnya. Sebagai tempat berkumpul favorit, konsep kafe sebagai tempat berkumpul ini diduga berasal dari Konstatinopel pada sekitar tahun 1555. Kopi dipilih sebagai pengganti bir karena selain lebih murah, muslim juga tidak minum minuman beralkohol. (The Lure, the Intrigue of Cafe Culture)

Kafe juga digunakan sebagai tempat berita ditulis atau dibuat dan juga tempat untuk melakukan bisnis. Pada beberapa kafe di Venesia, terdapat juga hiburan berupa permainan yang dapat dimainkan oleh pengunjung. Seperti koran harian, permainan kartu, dan biliar. (A  History of the Cafe: Bringing People Togethe)

Jika anda seorang pendatang, dan baru pertama kali mengunjungi Kecamatan Galis, anda tak akan kebingungan mencari kafe untuk tempat nongkrong. Dari area dekat jalan raya hingga pelosok desa kini telah berdiri banyak kedai minuman ringan untuk bersantai ini. Semakin banyaknya jumlah mahasiswa dan organisasi kepemudaan di Galis, tak salah jika dijadikan alasan pertama jika bisnis ini dilirik banyak orang, sebab target market dari pengelola kafe adalah pemuda yang butuh tempat bersosialisasi, diskusi atau sekadar bersantai bersama teman-temannya.

Meskipun ada di tingkat desa, kebanyakan kafe di Galis sudah memiliki konsep dari segi arsitektur dan pelayanannya. Ada yang minimalis, tradisionalis, bahkan beberapa kafe sudah menjadi ikon di daerahnya (misalnya sebagai landmark yang befungsi sebagai petanda arah).

Menjamurnya kafe memberikan tanda-tanda positif baik dilihat dari segi ekonomi, atau inovasi yang memberikan efek domino yang baik dan perlu diapresiasi.

Dari segi ekonomi, warga berarti mulai membuka pikiran bahwa pengelolaan ekonomi mereka tidak perlu dilakukan / merantau ke luar daerah. Mereka sadar bahwa globalisasi yang dibawa oleh berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, berkembangnya lembaga pendidikan tinggi serta budaya berpendidikan (atau berorganisasi) yang lebih baik oleh masyarakat telah mengembalikan kesempatan untuk siapapun yang mau berusaha. Mencari nafkah tidak hanya menjual sate, soto, atau besi tua di negeri rantau yang jauh dari keluarga.

Jika disadari dengan baik, realitas ini akan membuat perputaran ekonomi juga akan meningkat. pusat perhatian publik seperti kafe akan menstimulus jenis usaha lain untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan selain tempat bersantai. Dari segi psikologis, masyarakat kemudian terpacu untuk bekerja. “Ngafe butuh uang, kerja lebih semangat, waktu diatur, kalau bisa pengeluaran-pemasukan juga diatur sebaik mungkin.” Begitu kira-kira skenario idealnya.

APA TANTANGANNYA

Dampak positif tersebutkan di atas tidak berdiri sendirian. Ada pula dampak ‘mengerikan’ lain yang bisa saja terjadi. Terutama jika mengelola kafe hanya ikut-ikutan.

Melihat kafe di sebelahnya selalu ramai pengunjung, sebagian orang tertarik mendirikan kafe serupa. Jika kafe hanya ‘sekadar berdiri’ saja. Tanpa konsep, tata kelola pelayanan, branding dan menejemen yang serius, maka bukannya bersaing, maka kafe dibangun hanya untuk berdiri saja, bukan ‘berjalan’ maju apalagi ‘berlari’ menuju sukses. Anda akan hanya membuang-buang uang untuk sesuatu yang sia-sia.

BEGINI STRATEGINYA

Bagi anda yang sedang mengelola kafe atau sedang berniat mendirikan jenis usaha serupa, beberapa hal di bawah ini bisa dijadikan perhatian.

  1. Memilah calon pembeli. Tidak semua orang akan mengunjungi kafe anda. Masyarakat sekitar anda bisa anda pilah dari berbagai segi, usia, profesi, hobi, tempat tinggal, perilaku sosial dsb. Semakin banyak anda mampu memilah, semakin banyak data yang anda bisa kelola, semakin baik
  2. Tentukan target pasar. Dari data yang anda kelola di atas, tentukan target anda. Siapa yang anda ‘tembak’. Dengan berfokus pada target pasar, anda bisa maksimal memberikan pelayanan terbaik yang akan membuat kafe anda menjadi kafe impian.
  3. Yang terakhir, anda perlu sekali untuk membuat kafe yang anda kelola tampil berbeda dari kompetitor anda. Dari konsep desain logo, arsitektur, kemasan atau pelayanan. Ciri khas yang kuat membuat kafe anda tampil lebih baik sehingga sangat mudah untuk dikenali (terkenal).

Jika anda serius, mendalami ilmu marketing, memberikan pelayanan terbaik, anda tidak hanya membesarkan bisnis anda tapi juga lingkungan anda, lebih-lebih bisa menarik tenaga kerja lokal dan menjadi inspirasi bagi yang lain. (ms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *